Rabu, 04 Maret 2015

MATTE LOOKS VS DEWY LOOKS

Hi all….. apa kabar? Semoga kalian semua baik saja dan dalam lindungan Tuhan.
Akhir2 ini gw sangat bahagia karena belum lama ini Animal Planet menayangkan acara Too Cute, membahas bayi2 binatang peliharaan, termasuk anjing tentunya. Jadilah gw menghabiskan Sabtu di depan TV sambil menjerit-jerit macam fans yang baru ketemu artis idolanya. Artis ganteng? Atlet seksi? Ga akan ada yang bisa mengalahkan kegilaan gw akan anjing.
I love all species of animal. Yah…kecuali nyamuk, lalat dan kecoa tentunya. Gw suka bahkan sampai binatang2 ekstrim macam ular, kadal dan laba2. Yang paling gw suka terutama anjing. Gw jatuh cinta banget sama binatang yang satu ini. 

Well, back to the main topic…
Tentunya teman-teman sudah tahu soal beda kedua tipe make up ini khan. Disini gw cuman pengen compare. Kedua tipe ini sama bagusnya. Gw lebih suka dewey looks (berhubung sudah berumur), tapi gw kompilasi supaya cocok dengan kondisi kulit gw. Tapi, ga jarang gw beralih ke matte looks, karena matte looks bisa membuat kita “lebih sexy dan glamor.” Dalam postingan ini, gw hanya akan menggunakan koleksi foto2 Song Hye Gyo, agar memudahkan kalian melihat perbedaannya. 


ONE-POINT MAKE UP

Sebelum masuk ke tema utama, ada hal penting yang pengen gw share. Kalau gw tonton acara yang bertabur artis Indonesia, seringkali gw ga habis pikir, kenapa mereka memakai make up SANGAT TEBAL!! Foundation tebal+lipstick dengan warna mencolok+eyeliner tebal+blush on tebal…. dst.
Ga tau dengan kalian, tapi gw termasuk ga suka dengan cara make up seperti ini. Para artis ini aslinya sudah cantik. Mereka ga perlu menambahkan ini-itu untuk menunjukkan kalau mereka cantik. Karena tanpa make up sama sekali-pun, mereka sudah cantik. So… why they’re always doing it???
Ada juga all points makeup yang bagus. Kim Kardashian misalnya, Ms. Kim paling sering terlihat dengan heavy make up. Walaupun karena makeup artist-nya jagoan jadi terlihat bagus2 aja,  tapi menurut gw  fokus ke satu titik akan terlihat lebih manis, dan... alami. 
                         All Points makeup
Little on the eyes and cheeks
with nude lipstick




















One-point make up is the best, in my opinion. Beberapa make up artist ternama dari berbagai negara yang gw ikutin blog-nya juga selalu menyarankan hal ini. One-point make up adalah cara memakai make up dengan menonjolkan satu bagian wajah yang paling kita andalkan, atau yang sedang ingin kita tunjukan. 
Misalnya kamu mau menunjukan kalau kamu punya bibir yang seksi macem Angelina Jolie (bisa asli seksi atau lukisan), kamu bisa menggunakan foundation dan riasan mata yang tipis, tapi menggunakan lipstick merah atau burgundy. Jika mau menunjulkan mata, bisa menjajal cara ber-make up Avril Lavigne. Avril menggunakan eyeliner tebal dipadu foundation tipis dan lipstick nude, atau terkadang hanya menggunakan lipgloss. 
Nah, kalau kamu punya kulit bagus kaya Song Hye Gyo, kau bisa memilih foundation mahal yang bisa menonjolkan sisi ini, tentu saja dipadu eyeliner tipis dan lipstick nude, setiap kali orang memperhatikan kamu, secara otomatis akan memperhatikan kulit kamu.


Sippo, yang pertama….

Dewy Looks

Tipe make up ini populer terutama di Asia, lebih tepatnya 3 negara fashion Asia, Jepang,Korea dan China, terutama di Korea. Di Indonesia sendiri tipe make up ini masih sangat langka. Setiap kali gw ke acara2 resmi, atau ke kantor, gw hanya melihat Matte Make Up.

Siapa yang sangka kalau umurnya 33??
Kelebihan:
  •          Younger Looks

Kelebihan tipe make up ini, akan membuat pemakainya terlihat lebih muda.
Kenapa? Dewy make up membutuhkan bahan2 yang mengandung minyak dan highly moistured product. Bukan rahasia lagi kalau orang yang memiliki tipe kulit berminyak akan lebih awet muda karena kulitnya selalu lembab.
So, bagi penggemar dewy make up, karena akan selalu memakai produk dengan kadar minyak lebih banyak atau dengan tingkat kelembapan yang tinggi,
  •         Feel Free

Saat mengalami “skin break out”, tipe make up ini bisa menjadi pilihan bagus, karena kulit kita berada dalam kondisi yang membutuhkan beberapa lapisan make up untuk menutupi kekurangan.  

Terutama saat Saat menggunakan tipe make up ini, kamu bisa bebas menggunakan beberapa lapis pelembab, atau foundation.
Karena tipe make up ini menggunakan sangat sedikit bedak (sering kali melewatkan bedak), membuat kita bebas memakai beberapa lapisan make up. Dalam kasus gw, setiap hari gw memakai hampir 6-7 lapis produk di wajah. Gw pakai essence, beberapa pelembab, sun screen, face oil+bb cream, dan sedikit bedak.

  • Free to Re-apply

Ini adalah hal yang paling gw sukai dari dewey looks. Gw bisa bebas menambahkan produk apapun, kapanpun. Seringkali gw memakai ulang pelembab, sunscreen dan foundation. Karena kulit dalam kondisi lembab, kulit kita siap menerima dan menyerap apapun. Jadi kita bisa langsung melakukan aplikasi tanpa harus cuci muka terlebih dahulu.

Kekurangan
  •  Terbatas.

Terbatas jenisnya. Rata2 dewy look cocok kalau kita mau tampil dengan natural looks. Kalau kita harus tampil heavy looks, menggunakan banyak make up dalam berbagai merk, dewy looks bukan pilihan yang bagus.
Ga percaya? Silakkan coba! Pasti kelihatan….aneh.
  • Not For Outdoor Activity

Kita semua tau kalau debu dan kotoran mudah menempel pada permukaan basah. Ini artinya tipe make up ini sangat ga cocok untuk kegiatan outdoor. So, jangan coba2 dipakai ke Dufan, atau kegiatan outing. Bukannya kelihatan segar, malah bisa kelihatan capek karena wajah terlihat licin dan berminyak.
Mengingat anak sekolah juga banyak berada di luar ruangan, so, gw juga ga menyarankan tipe ini dipakai anak sekolah.
  • A bit of expert is a must

Mungkin sering kita ga sadar, kalau ternyata tipe make up ini membutuhkan orang yang sedikit expert soal make up application. Kenapa? Karena kalau nggak, salah2 malah bikin kita kelihatan tua karena wajah terlihat letih. Dewy make up yang sukses sebenarnya membuat kulit wajah terlihat sangat lembab dan segar, bukannya berminyak seperti baru bangun tidur. Jadi wajah terlihat mengkilap karena lembab, bukan karena minyak.
Belum lagi eyeliner di aplikasikan di waterline dan sedikit di eyelid.
Very moist, not oily. Dan sama dengan gambar diatas, less make up

  • Highly Wateproof Make Up Product Is A Must

Karena Dewey looks membuat kulit sangat berminyak, jadi, kalau kita memakai product yang ga waterproof hasilnya….. MAKE UP SMUDGING!!! Eyeliner, mascara bahkan sampai eyeshadow bisa turun ke bawah, bikin wajah kelihatan aneh.
Karena itu, yang menggunakan dewey looks sebagian besar hanya menggunakan eyeliner saja dan melewatkan eyeshadow, sering kali mascara juga dilewatkan.
  • Good Skin Condition is also A Must

Berbeda dengan matte looks, dewey looks sebenarnya bertujuan untuk menonjolkan keindahan dan kesehatan kulit wajah kita. Walaupun ada beberapa produk high end yang bisa menutupi kekurangan dengan sempurna, tapi tetap saja yang bisa di tutupi hanyalah misalnya bekas jerawat atau luka yang berwarna kehitaman atau skin redness.

Song Hye Kyo for Laneige...
FYI, gw ga suka sama Song Hye Kyo karena dia cantik banget!! TnT



Matte Looks

Kelebihan
  • For All Skin Types and Conditions

Tipe ini cocok untuk untuk berbagai jenis kulit dalanm kondisi apapun. Misalkan, saat akan ke pesta dan kondisi kulit kamu lagi nggak OK, kamu bisa pakai eyeliner tebal, atau sangat tebal, supaya perhatian orang2 berfokus di mata, bukan  di kulit kamu.
  • Last Longger

Matte looks menggunakan bedak lebih banyak dari pada dewey looks. Bedak berfungsi mengunci semua produk yang kita gunakan agar “tetap pada tempatnya”. Beberapa jenis bedak juga sweat proof, jadi make up yang kita gunakan bisa tahan lebih lama dan lebih terhindar dari resiko smudging. 
  • Lots of Variation   

Kalian bisa bebas berekspresi dengan matte looks. Bebas bermain dengan warna lipstick yang mencolok agar terlihat seksi, atau mencoba berbagai style eyeliner.

Focus on eye make up with nude lipstick
Focus on lips with less eye make up

















Ini versi zoom-nya. As U can see, less eye make up
Another sample of heavy eye make up
with nude lips




Eyeliner styles for your idea
Kekurangan
  • Can't re-apply

Sebenernya sih bisa-bisa aja, tapi kalau salah bisa2 malah clumping dan jadi terlihat aneh dan seperti topeng.


Di Korea sendiri, Dewy Make Up Looks mereka cukup ekstrim. Muka mereka sering kali terlihat kelewat licin dan berminyak. Menurut gw sampai bukan dewy lagi, tapi cenderung glossy. Kalau di Jepang… gw rasa mereka lebih prever Matte Looks.
Pada akhirnya, cocokkan dengan kondisi kulit kita dan tujuan kita juga. Gw sebenarnya lebih suka Dewy Make Up, tapi, beberapa dari kalian pasti tahu kalau kondisi kulit gw dulu dipenuhi jerawat parah. Kondisi ini meninggalkan sisa pori2 kulit yang besar. Yupz!! Pori2 kulit gw besar2 seperti kulit jeruk. Dan di instagram gw pernah info kalau pori2, sekali dia besar, ga mungkin kecil lagi dengan “alami”. Dalam kasus gw, kalau gw pakai dewey looks, malah akan terlihat jelas kalau pori2 gw besar. Jadi, gw padukan BB Cream dengan 2 – 3 tetes face oil dan aplikasikan. Gw juga aplikasikan bedak sangat tipis supaya tidak terlihat matte, tapi juga ga terlihat berminyak.


Which one do you prefer? Kindly comment on my instagram.

Tambahan.....
Ini daily makeup gw.
Gw pakai softlens berwarna
kalau lagi malas pakai makeup
Ini daily makeup gw tanpa
colored lens, 


























So, hope this help, have a nice day and have fun with make up!!!

Kindly follow my instagram @anshiera. Gw akan share produk2 yang baru gw purchased dan kasih review singkat, juga tips2 soal skin care, how to dan DIY skin care, dsb. Gw juga akan langsung jawab pertanyaan yang kalian ajukan di komentar.

Akun instagram gw baru aja gw lauch, jadi, masih miskin foto. Gw akan menunggu sampai follower lumayan banyak, baru gw akan upload tips2 yang gw janjikan. Jadi, buat follower pertama…..sabar yah. I will grow up with you.

Credit:
-       https://beautyfromscratch.wordpress.com/2011/01/31/kim-kardashian-makeup-looks-i-love/


Jumat, 23 Januari 2015

YOUR SKIN VS RAINY DAY

Hi Temans……
Oke, oke, gw tahu lama gw ga menulis apa-apa. Soalnya, jujur aja, ga ada ide. Hehehe…..

Selain itu, saat ini waktu browsing2 yang biasanya gw habiskan untuk mencari pencerahan soal tema apa aja yang cocok untuk gw share dalam blog, sekarang banyak gw habiskan untuk browsing lowongan kerja. (Hiks….hiks….)


all credits goest to: lostcoastoutpost.com


Who love rainy season? Well, I am. I do love the rain. I rather get soak in the rain then get wet by my own sweat due the terrible sun heat. Sunny day? I rather hide like a vampire.
Though I love the rain, but my skin… probably not. So, there’s another tips on to take care of your skin during this lovely rainy season.

Masuk bulan Desember, as Indonesian, kita memasuki musim hujan. As I said, gw paling suka musim hujan, dan...yah.... gw paling benci musim kemarau, selain bikin kulit lengket, musim kemarau juga mengharuskan gw menggunakan “proper” sun block. Keringat yang gw keluarkan saat kepanasan juga merusak make up gw.
So, I love rainy season. Tapi, Saat musim hujan, kulit tentunya memberikan reaksi berbeda pada perbedaan cuaca, tapi effort yang perlu kita lakukan tidak seberat saat musim kemarau. Walaupun begitu, harus tetap dilakukan.

Banyak yang mengira kulit lebih lembab saat musim hujan, namun kenyataannya sebaliknya, kulit kehilangan kelembaban dan terasa kering. Coba sentuh kulit kalian saat musim hujan, nggak harus kulit muka, tapi seluruh bagian kulit. Pasti ada saat dimana kulit terasa sangat lembab sampai pada titik kalian dengan tipe kulit berminyak, akan merasa kulit sangat berminyak. Lalu ada saatnya kulit terasa sangat kering, begitu keringnya sampai pelembab yang kita aplikasikan seakan menghilang entah kemana.


Kondisi ketidakseimbangan yang terlalu cepat ini tidak baik untuk kulit. Kulit akan terlihat kusam dan kering karena perubahan kondisi cuaca yang mendadak. But…, don’t worry, gw harap tips berikut ini bisa membantu kulit kembali rileks dan feel more energize to fight against the climate.


MAKE UP AND TIPS

Make Up
Gunakan pelembab produk2 make up dengan keterangan “highly moisturized” untuk kulit normal – kering, dan “watery” untuk kulit berminyak. Based on my experience, water based products tidak cukup moisturized untuk jenis kulit gw yang normal cenderung kering.
Ini salah satu contoh.
Produk ini cocok untuk semua jenis kulit.
Oil-free but highly moisturized
(melembabkan tanpa membuat kulit terasa berminyak)


Gunakan make up yang ringan, jangan terlalu tebal untuk mencegah kulit menjadi dehidrasi. Banyak produk2 make up yang menyerap pelembab dan minyak, karena itu, pilih produk2 make up yang juga mengandung pelembab atau air, bukan hanya foundation biasa karena nanti malah akan menyebabkan skin dehydration.
Selain itu, kelebihan lain dari produk2 yang highly moisturized adalah tidak terlalu kental. Jadi, setelah pemakaian pelembab dan face oil yang berlapis-lapis, produk ini mampu memberikan layer tipis untuk meratakan warna kulit tanpa membuat wajah terlihat cakey atau over make up. 
Ada banyak produk2 bagus yang mengandung pelembab tinggi. Kadang dijelaskan dalam nama produk seperti adanya kata "moisture", "Oil-Based" atau "mineral". Tapi banyak juga produk oil-based dan highly moisturized produk yang baru ketahuan bagusnya setelah kita coba. Bantuan SPG? Mohon maaf banget jika ada SPG yang baca, gw ga bermaksud merendahkan kalian, tapi...banyak, tidak semua ya, banyak SPG yang tidak mengenali brand yang mereka jual. Akhirnya, memberi keterangan yang asal jawab, yang penting produknya terjual.
Jika kita bingung, kita bisa bertanya pada teman, membaca rekomendasi, atau cara termudah.... membeli produk yang jelas2 menuliskan kata highly-moisture, Oil-Based, moisture rich, hydrating, moist, mineral moisture, dll.

Soal rekomendasi produk.... akan gw info di postingan berikutnya 

Face Mist
Semprotkan face mist 1 jam 1 kali untuk menjaga kelembaban kulit. Bisa gunakan ½ sdt garam yang dicampur dengan 80ml air.
Untuk kulit sensitif bisa menggunakan green tea sebagai pengganti air, untuk kulit berminyak bisa menggunakan organic rose water yang bisa kamu beli di apotik seperti uardian atau Century. Untuk kulit kering dan kombinasi bisa menggunakan distilled water yang dicampur glyserine dengan perbandingan 3 (air) : 1 (glyserine).

Face Oil
Gunakan face oil setiap 3-4 jam. Atau kalau kamu kerja di tempat yang ber-AC sangat dingin, gw saranin menggunakannya setiap 2-3 jam. Jika kamu rajin, pasti akan terasa perubahan di kulit kalian dalam 2-3 minggu.

Air
Komsumsi air yang banyak. Air tidak hanya terdapat di dalam minuman, tapi juga buah-buahan. Banyak komsumsi banyak air dan buah akan membantu menjaga kelembaban kulit dari dalam. Selain itu, bagus juga untuk tubuh.





SKIN CARE


Sebelumnya gw mention, over and over again… ALWAYS USE ORGANIC INGREDIENTS!
Kenapa organik? Bahan non organik sering sekali tercemar peptisida, mengandung pengawet atau bahan kimia lain yang berbahaya untuk kulit. Akhirnya malah akan menimbulkan infeksi yang berdampak seperti jerawat atau pigmentasi.

Oatmeal + Air
Gunakan oatmeal sebagai pengganti sabun. Ambil sekitar 1 sdt oatmeal di tangan, basahkan dengan air hangat sampai seluruh oatmeal lembab dan mengeluarkan cairan putih. Gosok2an perlahan ke wajah sampai sekitar 1 menit. Bilas dengan air hangat.

Kulit pasti akan terasa lebih lembab dan halus…. (mungkin… well, gw sih merasa begitu)



DIY MASKER
Untuk Kulit Kering
1 kuning telur + 2 sdt madu organik

Campur kuning telur dan madu sampai membentuk pasta. Kalau merasa kurang, boleh tambahkan madu. Diamkan 10 menit sampai 15 menit, basuh dengan air hangat. Setelah itu langsung gunakan banyak pelembab.
 
Untuk Kulit Kombinasi
½ pisang + 2 sdt madu organik:
Hancurkan pisang dan campur dengan madu sampai membentuk pasta. Aplikasikan dan diamkan 10 menit sampai 15 menit, basuh dengan air hangat. Gunakan banyak pelembab atau serum setelahnya.

1 sdt madu organik + 1 putih telur + 3 sdt oatmeal organik:
Campurkan semua bahan sampai membentuk pasta. Aplikasikan dan diamkan 10 menit sampai 15 menit, basuh dengan air hangat. Gunakan banyak pelembab atau serum setelahnya.

Untuk Kulit Berminyak
2 buah organik strawbery + 2 sdt plain yogurt
Hancurkan strawberry lalu campur dengan yogurt sampai memjadi pasta. Aplikasikan dan diamkan 10 menit sampai 15 menit, basuh dengan air hangat. Setelahnya, aplikasikan pelembab atau serum.

That's all for this time. Hope this help and have a nice week end... 



Kindly follow my instagram @anshiera. Gw akan share produk2 yang baru gw purchased dan kasih review singkat, juga tips2 soal skin care, how to dan DIY skin care, dsb. Gw juga akan langsung jawab pertanyaan yang kalian ajukan di komentar.
Akun instagram gw baru aja gw lauch, jadi, masih miskin foto. Gw akan menunggu sampai follower lumayan banyak, baru gw akan upload tips2 yang gw janjikan. Jadi, buat follower pertama…..sabar yah. I will grow up with you.



Thanks a bunch for everything!!!





Selasa, 30 September 2014

MAKE UP PRODUCTS WHICH OILY SKIN HAVE EVER WANTED

Kali ini, gw pengen kasih review singkat soal produk2 yang menurut gw bakal jatuh cinta untuk kalian yang kulitnya berminyak. Untuk yang kulit kombinasi (daerah T berminyak) dan kalian benci banget bagian berminyak dari kulit kalian, bisa jajal juga. Aplikasikan aja di bagian kulit berminyak.
as you all know, kulit gw kering, sangat kering. Jadi semua produk ini gw purchased tanpa tahu kalau produk2 ini bikin kulit gw berasa di gurun Sahara…. (berlebihan banget ya… XD)


NABI CREAM from HOLIKA-HOLIKA


Produk ini gw dapet gratis dari seller gw (thanks Ms. Jung ^o^). Ada 3 pilihan, warna Pink for Lovely Skin (I had no idea what are the others gonna be looks like), Purple for Powdery Skin dan Peach?? Menurut gw sih itu warna peach, well, Peach goes for Glossy Skin. Ms. Jung, seller gw kayanya amnesia kalau gw suka glossy looks, jadi bukannya kasih gw yang Peach, dia malah kasih gw yang Purple.
Menurut gw, as it’s promised, produk ini bener2 memberikan powdery finished looks setelah gw aplikasikan. Kalau kalian sangat terburu2 dan ga sempet pakai base make up/primer, foundation dan bedak, kalian cukup menggunakan 1 produk ini saja, bisa memberikan hasil akhir ke-3 produk itu.
Trus, kenapa gw ga suka?
Produk ini memberikan hasil sempurna saat gw aplikasikan tanpa menggunakan pelembab, bukan hanya kulit gw terlihat putih dan halus, lingkar hitam gw juga agak tersamar. Tapi…kulit gw terasa sangat matte, cenderung terasa kering.
Yang unik dari produk ini…, waktu gw aplikasikan langsung bersentuhan dengan kulit (tanpa menggunakan alas bedak atau pelembab, dll sebelumnya) hasilnya bener2 luar biasa. Tapi, begitu gw aplikasikan pelembab sebelum Nabi Cream…, gw ga merasakan hasil apa-apa… I trully feel nothing on my skin.
Jadi, untuk kalian yang kulitnya berminyak. Ga ada salahnya untuk coba menjajal produk ini. Kalian bisa melewatkan oil control moisturizer dan foundation, langsung aplikasikan saja produk ini, gw harap bisa membantu menyerap minyak berlebih di kulit kalian bisa teratasi.
Masalah Nabi Cream, sebenernya gw penasaran banget bisa jajal yang Peach (Glossy Skin). Kalau gw berhasil mendapatkan produknya, bakal gw bikin reviewnya  ^u^v…..


DUST CUT FINISH CREAM from ETUDE HOUSE


Sebenernya gw berniat bikin review khusus untuk produk ini. Tapi, untuk sementara, gw kasih review singkatnya. Untuk review lengkapnya, bisa lihat di "Dust Cut Series and Asian Dust"
As you allready know, kulit gw amat sangat kering. Sehari2 gw bahkan memakai 4 – 6 lapis pelembab dari berbagai jenis dan merk. Itupun bisa langsung diserap kulit gw dalam waktu 2 jam-an. Sekitar jam makan siang, kulit gw sudah kering lagi.
Saat meng-aplikasikan berbagai lapis pelembab, pada awalnya tentu kulit gw terasa berminyak. Tapi begitu gw aplikasikan Dust Cut, produk ini seakan langsung menyerap minyak berlebih di kulit gw. Kulit terasa lembab tanpa terasa kering.
Tapi, walaupun gw merasa produk ini cocok untuk berminyak, gw bener2 suka sama produk ini. Saking sukanya, setelah 5 kali pakai, gw langsung purchased yang baru, takut kalau2 kehabisan dan ga tahu sampai kapan harus menunggu kapan pabrik akan me-restok produk ini. Sekedar pendapat pribadi, mengingat fungsinya, gw merasa produk ini keluaran khusus untuk musim panas. Jadi karena takut harus menunggu musim panas tahun depan, gw langsung purschased yang baru untuk cadangan.
Buat yang pertama kali pakai, pasti agak kaget karena pertama kali diaplikasikan, produk ini terasa sangat berminyak dan licin. Tunggu aja beberapa menit, biarkan produk ini bekerja dan kalian akan jatuh cinta dengan hasilnya ( I hope…. Just like me)
Ini benar2 produk terobosan dengan fungsi yang unik. Jadi pastikan baca review khusus gw soal produk ini.

PHOTOREADY COLOR CORRECTING PRIMER by REVLON



Ini dia produk yang diatas gw kiaskan sebagai “produk yang bikin kulit gw berasa di gurun Sahara”. I hate this! I don’t even know why I purchased it!
Sama dengan Nabi Cream-nya Holika, produk ini memberikan powdery finish… kalau diaplikasikan ke kulit, kulit akan terasa sangat halus, seperti memakai bedak. This product also able to set up your make up, so, you can use it instead of powder, in my opinion. So, you can use it as a primer (before make up) OR, as a powder (after make up).
Seperti yg kalian lihat. Bagian atas gw aplikasikan
face oil. Lalu sisi kanan gw aplikasikan Revlon
Photo Primer. Ini hasil 5 menit setelah aplikasi.
Kering khan! Minyaknya menghilang... TnT
Looks nice, right? Yes, it is a nice product. So…, why I hate it?
Because it’s really, trully, definitely, absoulutely absorbs all oil, and water, in my skin. My skin even not feel moisturized (like when I used Etude’s Dust Cut). Kulit gw terasa SANGAT kering! Saking keringnya, saat gw akan re-touch make up, BB cream atau CC Cream yang gw pakai ga bisa menyerap, jadi cracky dan aneh. Bisa bayangkan-kan? Tampilan saat foundation yang kita pakai tidak menyerap dan tertinggal di permukaan kulit. Kalau kulit tersentuh, foundation bakal ikut menempel di tangan, dan, di bagian yang tertempel tangan  ada bekas…………………….
Kalau gw pakai produk ini sebagai primer, maka misalkan gw tempelin tissue ke muka gw setelah memakai foundation, maka semua foundation yang gw pakai akan menempel di tissue.
But, this is a nice and well made product. I have a very dry skin, so all that I’ve explained happened due to my skin condition. If you have oily skin…., you can give it a try!!!

Gw harap review kali ini cukup membantu buat kalian yang lelah dengan pabrik minyak di kulit kalian. Biarpun kalian merasa annoyed dengan minyak berlebih, please remember, kalian beruntung karena orang dengan jenis kulit berminyak terlihat lebih awet muda dibandingkan jenis kulit lain. Alasannya karena kulit kalian selalu lembab, kulit kalian bisa menghasilkan pelembab alami yang bisa menghambat timbulnya fine lines (garis2 halus) di wajah/keriput.


NOTE:

Photoready Color Correcting gw purchased dengan harga Rp. 150.000. Produk ini baru ge pakai 3 kali. Untuk yang berminat, gw jual seharga Rp. 100rb aja.

Silakan e-mail kalau berminat……


Kindly follow my instagram @anshiera. Gw akan share produk2 yang baru gw purchased dan kasih review singkat, juga tips2 soal skin care, how to dan DIY skin care, dsb. Gw juga akan langsung jawab pertanyaan yang kalian ajukan di komentar.
Akun instagram gw baru aja gw lauch, jadi, masih miskin foto. Gw akan menunggu sampai follower lumayan banyak, baru gw akan upload tips2 yang gw janjikan. Jadi, buat follower pertama…..sabar yah. I will grow up with you.

Thanks a bunch for everything!!!


Rabu, 17 September 2014

REVIEW ON ETUDE HOUSE DUST CUT SERIES AND ASIAN DUST

Temans.., pernah denger istilah Yellow Dust?
Buat kalian yang sering menonton acara kecantikan dan kesehatan dari Jepang, Korea dan Cina pasti familiar dengan nama Yellow Dust/Yellow Wind/Yellow Sand atau yang dikenal juga dengan istilah Asian Dust. Ke-tiga negara ini sangat mengkhawatirkan dampak Yellow Dust pada kesehatan mereka. Yellow Dust ini terjadi biasanya pada musim semi sampai musim panas.

Yellow Dust sebenarnya berasal dari gurun pasir di Mongolia, Cina Utara dan Kazakhtan. Singkatnya angin dengan kecepatan tinggi membawa debu halus dan partikel tanah kering. Angin ini kemudian membawa partikel debu melewati China, Korea Utara dan Korea Selatan, dan Jepang, serta bagian dari Timur Jauh Rusia. Partikel Yellow Dust ini sangat halus, sehingga bisa masuk ke dalam pori2 yang sudah dilapisi make up.

Menurut beberapa acara yang gw tonton, saking halusnya, Yellow Dust bahkan tidak bisa hilang jika hanya membersihkan wajah dengan cara biasa. Debu ini mengandung Sulfur, soot, ash, carbon monoxide, dan pollutant beracun lainnya, termasuk heavy metals (seperti mercury, cadmium, chromium, arsenic, lead, zinc, copper) dan carcinogens lainnya. Debu ini juga membawa viruses, bacteria, fungi, pesticides, antibiotics, asbestos, herbicides, plastic ingredients, combustion products as well as hormone mimicking phthalates. (sumber: wikipedia)

Walaupun negara kita sama sekali ga kelewatan Yellow Dust, tapi kita harus ingat kalau Jakarta pada khususnya, adalah termasuk kota terpolusi di seluruh dunia. Masalah polusi ini kita hadapi sepanjang tahun. Polusi rokok, kendaraan bermotor, debu yang membawa berbagai partikel beracun juga berterbangan disekitar kita. Karena itulah gw tertarik untuk menjajal produk ini.




DUST CUT SERIES BY ETUDE HOUSE

The Product
Ide produk ini adalah menjadi topeng yang membatasi antara pengaruh buruk produk make up dengan kulit. Fungsi utamanya adalah untuk menangkal Yellow Dust. Di iklannya, kalau kita bandingkan di kulit antara yang memakai Dust Cut Finish Cream dahulu sebelum memakai make up dengan yang langsung memakai make up, maka make up pada kulit yang dilapisi Dust Cut Finish Cream lebih mudah dibersihkan. Ini menandakan produk make up tidak bisa masuk ke pori2 kulit.

As the pic. jika makeup akan lebih mudah dibersihkan jika menggunakan Dust Cut Finish Cream sebelum aplikasi

Kulit gw termasuk yang sensitif dengan debu dan kotoran. Kalau sampai gw ga cuci muka, membiarkan make up dan debu dari luar berdiam di muka gw semaleman, 2 kali aja, kulit gw akan langsung jerawatan dimana2. Well, gw ga tahu bagaimana dengan yang lain, tapi gw tanpa sengaja membuktikan, kalau gw pakai Dust Cut dahulu, kulit gw ga jerawatan, walaupn gw malas cuci muka.

Konsistensi-nya termasuk light cream... kalau gw gambarkan dengan kata2, cenderung seperti essence lotion, cream gel atau water base cream. Warnanya juga sama dengan essence lotion, putih agak transparan. Daya serapnya termasuk tinggi dan baunya juga lembut dan enak. 

Perlu diingat, Dust Cut Finish Cream ini adalah penangkal debu, bukan primer. Jadi, kalian bisa pakai berbagai Skin Care dahulu, Morning Serum, Essence, Moisturizer dll…, baru aplikasikan Dust Cut Finish Cream. Setelah itu, baru aplikasikan primer, concealer, foundation, dll….


Dari 4 produk yang dikeluarkan seri Dust Cut, gw menjajal 2 produk, Dust Cut Finish Cream dan Dust Cut Facial Mist. Sebenernya gw ga terlalu suka hasil akhir Dust Cut Finish Cream di kulit gw. Seperti yang pernah gw tulis sebelumnya, kulit gw amat sangat kering. Setiap hari gw harus mengaplikasikan 4-6 lapis berbagai jenis pelembab. Kulit gw tentunya terasa sangat lembab, cenderung berminyak, well…, I love that kind of fell, walaupun hanya bertahan paling lama 4 jam sebelum kembali kering. Tapi…, lumayanlah.

Tapi begitu gw pakai Dust Cut Finish Cream, semua minyak berlebih itu seakan langsung terserap hilang entah kemana. Tetap terasa lembab, nggak kering sih, tapi gw sebel aja.


The Packaging
Seperti biasa, untuk yang Dust Cut Finish Cream, jika beli kondisi baru, ada segel pelindung saat botol pertama kali dibuka. Bentuknya tube, seperti gambar. Untuk yang Dust Cut Facial Mist, walaupun ekonomis (botol ukuran 150ml), sayangnya kemasan botolnya ga ramah lingkungan. Botol plastik tebal sekali pakai, karena tutup spraynya paten, ga bisa dibuka.

Summary
Over all, I love this product and already re-purchased eventhough mine still brand new. Karena Yellow Dust hanya menyerang saat musim Semi dan Panas, takut aja kalau produk ini hanya dijual saat musim panas.

So, buat kalian yang pulang pergi naik angkot, kerja di lapangan atau sering kegiatan outdoor, ga ada salahnya mempertimbangkan untuk memakai produk ini. I hope it’ll work for you as well as it works for me…

Note:
Kindly follow my instagram @anshiera. Gw akan share produk2 yang baru gw purchased dan kasih review singkat, juga tips2 soal skin care, how to dan DIY skin care, dsb. Gw juga akan langsung jawab pertanyaan yang kalian ajukan di komentar.
Akun instagram gw baru aja gw lauch, jadi, masih miskin foto. Gw akan menunggu sampai follower lumayan banyak, baru gw akan upload tips2 yang gw janjikan. Jadi, buat follower pertama…..sabar yah. I will grow up with you.

Thanks a bunch for everything!!!